Di Surabaya, M productions pernah melihat sebuah toko yang memiliki slogan sangat unik, nama tokonya: TOKO MURAH: BERUSAHA UNTUK MURAH.
Entah sebuah kebetulan atau memang trendnya sedang mengarah ke sana, tahun 2007 kemarin dipenuhi oleh cergam bernuansa futuristik yang sering dihubungkan dengan science fiction. Seperti slogan di atas, mungkin cergamis kita memang sedang berusaha untuk berpikir maju, tapi apakah karya mereka sudah tereksekusi dengan baik cerita dan gambarnya?
Berikut adalah hasil pengamatan M productions terhadap pameran dan talkshow Generasi Baru Cergam: Era Futuristik yang diadakan oleh Komunitas Cergam Bandung Manyala 23 Maret lalu di Alabene Center Bandung
Tanpa Isi Kepala
Judul paragraf ini adalah kalimat sakti yang terlontar oleh Mr Bambang Sugiharto (budayawan) di awal talkshow yang mengacu kepada produk dalam negeri kita dimana sinetron termasuk di dalamnya, juga cergam. Para cergamis yang hadir seakan-akan tertembak peluru fiksi saat mendengarnya. Tapi marilah kita melihatnya dari segi positif, jangan pernah merasa puas dengan karya kita. Kita memang sudah setahap lebih maju dalam sektor eksekusi gambar, sedangkan dalam sektor cerita dan penuturan memang masih butuh akselerasi yang lebih.
Kembali ke scifi, Mr Bambang menjelaskan hubungan science dengan fiction dan aplikasinya ke dalam medium literatur, cergam, film, dsb. Kehebatan genre scifi adalah kemampuannya memuat content tentang apa yang telah, sedang dan mungkin akan terjadi dengan berbagai pendekatan yang unik. Ia juga berpendapat genre fiksi ilmiah dapat membuka kemungkinan imajinatif bagi penelitian-penelitian iptek selanjutnya.
Pembahasan tema dilanjutkan oleh Mr Seno H. Marjadi (pengamat budaya) yang memaparkan timeline fiksi ilmiah. Di akhir sesi pertama, Mr Rieza F. Muliawan (pengamat cergam) yang memiliki banyak sekali referensi luar negeri membuka wawasan hadirin lewat berbagai aplikasi genre scifi dalam bentuk cergam, yang ternyata tidak harus selalu berbau teknologi, robot, dsb. Beberapa di antaranya adalah cergam karya Osamu Tezuka, Jason, Moebius, dsb.
Makhluk Primitif dengan Karya Futuristis
Eric Wiguna (Dark Venus), Is Yuniarto (Knights of Apocalypse) dan Marico (Deviant) adalah para cergamis yang terlibat di event bertema scifi ini, tapi mereka lebih merasa nyaman jika cergam mereka disebut bertema futuristik daripada scifi.
Eric lebih banyak membahas referensi cergam dan game yang menjadi inspirasi Dark Venus. Selain itu Eric juga menjelaskan sebagian desain instrumen yang ada dalam Dark Venus dan mengapa karakter utamanya adalah cewek, selain karena memang dia suka menggambar cewek, menurutnya karakter cewek lebih ekspresif dan sesuai untuk cergamnya.
Is Yuniarto lebih mengacu kepada sejarah pembuatan Knights of Apocalypse, yang ternyata awalnya didesain untuk RPG bernuansa medieval. Selain itu, ia juga menayangkan 2 animasi pendek.
Sedangkan Marico menceritakan latar belakang cerita Deviant yang memiliki ruang lingkup industri desain/kreatif, revolusi industri, serta dampak positif dan negatif teknologi terhadap kehidupan manusia yang kemudian diramu ke dalam bentuk petualangan dengan setting masa depan. Selain itu juga ada pemutaran video art cergam Deviant.
Video Art cergam Deviant bisa didownload lewat link berikut
[link]Kesimpulan yang M productions tangkap salama seharian mengikuti acara ini adalah agar cergamis tidak melulu memikirkan hal yang berbau visual, tapi juga mengeksplorasi berbagai cara menyampaikan ide dan pemikiran. Hidup ini terlalu singkat untuk berandai-andai, tapi juga terlalu singkat untuk tidak berkhayal seliar mungkin.
Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan. (Albert Einstein)
Best regards,
M productions
Made in Indonesia
[link] [link]deviantcomic@yahoo.co.id
Link:
Eric Wiguna -
[link]Is Yuniarto
[link] KCB Manyala -
[link]Marico -
[link]Rieza F. Muliawan -
[link]
Devious Comments
numpang watch ya~!
^^
--
Let's watching each other!
"Kalo gue ga mau"
Wah, lu gak asyik man!
My first comic [link]
Ada anak PATLAPITI atau Kranggan Permai disini?
Bubarkan DENSUS 88!!
Lenyapkan NAMRU 2!!
gue emang idol sayangnya aja gue gak pernah lolos indonesian idol...
hohohoho..
--
I'm HOpeLess...
but
I'm a Workaholic
Do u?
--
Ega said:
My hand is my gold, my glory, my soul and my precious.
--
Ega said:
My hand is my gold, my glory, my soul and my precious.
Komiknya keren mas...
--
Ega said:
My hand is my gold, my glory, my soul and my precious.
gue lagi seneng nyoba2 banyak hal baruu...soalnya jenuh gue berkomik mulu...
gue kan multitalented...
hahaha...
--
I'm HOpeLess...
but
I'm a Workaholic
Do u?
--
I'm HOpeLess...
but
I'm a Workaholic
Do u?
okey.. nanti kalo bisa yupz..
hari saptu gue kerja juga soalnya..hihihi..
sdangkan anak2 DCS lain sudah melanglang buana ntah kmanaa...
hahaha..
--
I'm HOpeLess...
but
I'm a Workaholic
Do u?
XD
--
I'm HOpeLess...
but
I'm a Workaholic
Do u?
--
Cintailah bangsa dan negaramu... Sebelum mencintai bangsa dan negara lain...
--
mysteryeworld, my personal site (blog and portfolio)
--
God Bles U
Previous Page12345... Next Page